Rabu, 10 Juni 2009

My Favorit Team In Indonesia

Arema Malang

Arema Malang
Logo Arema
Nama lengkap Persatuan Sepak Bola
Arema Malang
Julukan Singo Edan
Didirikan 11 Agustus 1987
Stadion Kanjuruhan
Malang, Indonesia
(Kapasitas: 50.000)
Ketua Umum Ir. Satrija Budi Wibawa
Sekretaris Drs. Ekoyono Hartono
Bendahara Hosea Slamet T
Manajer Drs. Ekoyono Hartono
Pelatih Gusnul Yakin
Asisten Pelatih Joko Susilo
Dokter Tim dr. Albert Rudianto
Liga Liga Super Indonesia
2008 Liga Super

Team colours Team colours Team colours
Team colours
Team colours
 
Kostum kandang
Team colours Team colours Team colours
Team colours
Team colours
 
Kostum tandang

Arema Malang adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Mereka bermain di Stadion Gajayana dan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen di Kabupaten Malang. Pusat latihan Arema berada di Lapangan Agrowisata Kota Batu yang memiliki lokasi di pegunungan berhawa sejuk, sementara homebase mereka terletak di Taman Rekreasi Sengkaling, Malang.

Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan Singo Edan. Arema telah dua kali menjadi juara Copa Indonesia. Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa.[rujukan?] Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania. Arema sendiri adalah singkatan dari Arek Malang. Arek dalam bahasa Indonesianya adalah Anak, jadi Arek Malang bisa juga berarti Anak Malang. Aremania adalah kelompok suporter yang sangat fantastis,menjunjung sportifitas dan memiliki loyalitas tinggi.Aremania pernah dinobatkan oleh PSSI sebagai kelompok suporter terbaik di Indonesia.

Nama Arema pada masa Kerajaan

Nama Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis dalam Kidung Panji Wijayakrama hingga seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakretagama. Kebo Arema pula yang menjadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian bisa menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam. Buku-buku sejarah hanya mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.

Nama Arema di dekade '80-an

Sampai akhirnya pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema kemudian menjelma menjadi semacam “subkultur” dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepak bola Arema adalah sebuah keniscayaan.

Awal mula berdirinya PS Arema

(Arema Football Club/Persatuan Sepak Bola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang. Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana –home base klub pemerintah itu– selalu disesaki penonton. Di mana Arema waktu itu ? Yang pasti, ia belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.

Adalah Acub Zaenal yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama. Jasa “Sang Jenderal” tidak terlepas dari peran Ovan Tobing, humas Persema saat itu. “Saya masih ingat, waktu itu Pak Acub Zaenal saya undang ke Stadion Gajayana ketika Persema lawan Perseden Denpasar,” ujar Ovan. Melihat penonon membludak, Acub yang kala itu menjadi Administratur Galatama lantas mencetuskan keinginan mendirikan klub galatama. “You bikin saja (klub) Galatama di Malang,” kata Ovan menirukan ucapan Acub.

Beberapa hari setelah itu, Ir Lucky Acub Zaenal –putra Mayjen TNI (purn.) Acub Zaenal– mendatangi Ovan di rumahnya, Jl. Gajahmada 15. Ia diantar Dice Dirgantara yang sebelumnya sudah kenal dengan dirinya. “Waktu itu Lucky masih suka tinju dan otomotif,” katanya. Dari pembicaraan itu, Ovan menegaskan kalau dirinya tidak punya dana untuk membentuk klub galatama. “Saya hanya punya pemain,” ujarnya. Maka dipertemukanlah Lucky dengan Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.

Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek dengan Armada 86-nya. Nama Arema awalnya adalah Aremada-gabungan dari Armada dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema`86. Sayang, upaya Derek untuk mempertahankan klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.

Dari sinilah, Acub Zaenal dan Lucky lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya tetap survive. Setelah diambil alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akte notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. “Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus,” ujar Ovan mengisahkan.

Hanya saja, kata Ovan, dari pendirian bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. “Agustus itu kan Leo atau Singo (sesuai dengan horoscop),”imbuh Ovan. Dari sinilah kemudian, Lucky dan, Ovan mulai mengotak-atik segala persiapan untuk mewujudkan obsesi berdirinya klub Galatama kebanggaan Malang.

Perjalanan Arema di Galatama

Di awal keikut sertaan di Kompetisi Galatama Ovan Tobing dan Lucky Acub Zaenal mulai bekerja keras mengurus segala tetek-bengek mulai pemain, tempat penampungan (mess pemain), lapangan sampai kostum mulai diplaning.Bahkan,gerilya mencari pemain yang dilakukan Ovan satu bulan sebelum Arema resmi didirikan.Pemain-pemain seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi dan Yohanes Geohera(Mitra), sampai kiper Dony Latuperisa yang kala itu tengah menjalani skorsing PSSI karena kasus suap, direkrut. Pelatih sekualitas Sinyo Aliandoe, juga bergabung.

Hanya saja, masih ada kendala yakni menyangkut mess pemain. Beruntung, Lanud Bandar Udara Abdul Rachman Saleh mau membantu dan menyediakan barak prajurit Pas Khas untuk tempat penampungan pemain. Selain barak, lapangan Pagas Abd Saleh, juga dijadikan tempat berlatih. Praktis Maryanto dkk ditampung di barak. “TNI AU memberikan andil yang besar pada Arema,” papar Ovan.

Sempat ada kendala, yakni masalah dana –masalah utama yang kelak terus membelit Arema. “Kalau memang tidak ada alternatif lain, ya papimu Luk yang harus mendanai,” jelas Ovan saat mengantarnya ke Bandara Juanda. Sepulang dari Jakarta, Acub Zaenal sepakat menjadi penyandang dana.

Prestasi klub Arema bisa dibilang seperti pasang surut, walaupun tak pernah menghuni papan bawah klasemen, hampir setiap musim kompetisi Galatama Arema F.C. tak pernah konstan di jajaran papan atas klasemen, namun demikian pada tahun 1992 Arema berhasil menjadi juara Galatama. Dengan modal pemain-pemain handal seperti Aji Santoso, Mecky Tata, Singgih Pitono, Jamrawi dan eks pelatih PSSI M Basri, Arema mampu mewujudkan mimpi masyarakat kota Malang menjadi juara kompetisi elit di Indonesia.

Perjalanan Arema di Ligina

Sejak mengikuti Liga Indonesia, Arema F.C. tercatat sudah 7 kali masuk putaran kedua. Sekali ke babak 12 besar (1996/97) dan enam kali masuk 8 besar( 1999/00, 2001, 2002, 2005, 2006,& 2007). Walaupun berprestasi lumayan, tapi Arema tidak pernah lepas dari masalah dana. Hampir setiap musim kompetisi masalah dana ini selalu menghantui sehingga tak heran hampir setiap musim manajemen klub selalu berganti. Pada tahun 2003, Arema mengalami kesulitan keuangan parah yang berpengaruh pada prestasi tim. Hal tersebut yang kemudian membuat Arema FC diakuisisi kepemilikannya oleh PT Bentoel Internasional Tbk pada pertengahan musim kompetisi 2003 meskipun pada akhirnya Arema terdegradasi ke Divisi I. Sejak kepemilikan Arema dipegang oleh PT Bentoel Internasional Tbk, prestasi Arema semakin meningkat; 2004 juara Divisi I, 2005, dan 2006 juara Copa Indonesia, 2007 juara Piala Soeratin LRN U-18, Runner Up Piala Jatim Esia[1/6/2008]Pada Final Melawan Persik Kediri dengan skor 2-1 di stadion Gelora Delta Sidoarjo. Pada tahun 2006 dan 2007 Arema dan Benny Dollo mendapatkan penghargaan dari Tabloid Bola sebagai tim terbaik dan Pelatih terbaik. Pada tahun 2008 Arema berlaga di Super Liga Indonesia bersama 17 kontestan lain. Pada kompetisi kali ini Arema bermaterikan pemain-pemain muda dan menjadi salah satu kandidat yang difavoritkan akan menjuarai ISL 2008 untuk pertama kalinya.

Skuad Arema 2008

  • Pelatih Kepala: Gusnul Yakin
  • Asisten Pelatih: Joko Susilo
  • Pelatih Kiper: Benyamin "Beny" Van Breuklen
  • Pelatih Fisik: -
No.
Posisi Nama pemain
1 GK Aji Saka
32 GK Dadang Sudrajat
21 GK Kurnia Meiga Hermansyah
31 GK M Yasir
16 DF Ahmad Jufrianto
2 DF Alexander Pulalo (c)
19 DF Benny Wahyudi
26 DF Boubacar Keita
29 DF Dicho Chorniawan
23 DF Edar Hendra Samudra
25 DF Erik Setiawan
5 DF Fandy Mochtar
28 DF Johan Ahmad Farizi
24 DF Richi Pravita Hari
6 DF Suroso (Wakil Kapten)
15 DF Zulkifly Syukur
11 MF Ahmad Bustomi

No.
Posisi Nama pemain
27 MF Ahmad Sembiring Usman
30 MF Andry Lesmana Wibowo
14 MF Arif Suyono
12 MF Fariz Bhagus Dhinata
35 MF Firmansyah Aprilianto
25 MF Gigih May Siswantoro
4 MF Hendra Ridwan
7 MF Muhammad Bachtiar
22 MF Roman Chmelo
18 MF Ronny Firmansyah
50 FW Buston Browne
9 FW Dendi Santoso
10 FW Fortune Udo
13 FW Morales Patricio
8 FW Ranu Tri Sasongko

FW Sunarto

FW Ribut Wahyudi
Nama No TTL T/B Klub Sebelumnya Main/Gol
Aji Saka 1 Malang/23/02/1991
Arema U-18
Dadang Sudrajat 32 Bandung/22/03/1979 172cm/65kg Persitara 15(0)(18)
Kurnia Meiga H 21 Jakarta/07/05/1990 182cm Diklat Ragunan 10(0)(12)
M Yasir 31 Medan/13/01/1985 182cm/76kg Persikota 11(0)(9)
Ahmad Jufrianto 16 Tangerang/07/02/1987 180cm/70kg Persita 21(0)
Alexander Pulalo 2 Jayapura/08/05/1973 165cm/60kg Arema 13(0)
Benny Wahyudi 19 Malang/20/03/1986
Arema Jr/PON Jatim 16(0)
Boubacar Keita 26 Guinea/20/05/1984 184cm Pahang FC 7(0)
Dicho Chorniawan 29 Malang/
Arema U-18
Edar Hendra Samudra 23 Sragen/19/09/1984 175cm/60kg Persipon 1(0)
Erik Setiawan 25 Bandung/23/11/1983 173cm/67kg Persib 27(0)
Fandy Mochtar 5 Ternate/19/05/1984 173cm/70kg Persiter 31(3)
johan ahmad Fahrizi 28 Malang/
Arema U-18
Richi Pravita Hari 24 Malang/06/03/1986 174cm/64kg Arema 5(0)
Suroso 6 Sidoarjo/24/04/1981 177cm/74kg Arema 30(1)
Zulkifly Syukur 15 Makassar/03/05/1984 175cm/65kg Persmin 10(0)
Ahmad Bustomi 11 Jombang/13/07/1985 167cm/62kg Persema 17(0)
Ahmad Sembiring 27 /12/03/1983 176cm/72kg Persiter 22(1)
Andry Lesmana wibowo 30 Malang/
Arema U-18
Arif Suyono 14 Malang/03/01/1984 174cm/60kg Arema 28(4)
Buston Nagbe Browne 50 Liberia/20/4/1985 cm/kg The Cong 7(1)
Fariz Bhagus Dhinata 12 Malang/
Arema U-18
Firmansyah Aprilianto 35 Malang/
Arema U-18
Gigi May Siswantoro 25 Malang/
Arema
Hendra Ridwan 4 Makassar/01/12/1985 171cm/65kg Persmin 25(1)
Muhammad bachtiar 7 /26/11/1987 173cm/64Kg Persipura 5(0)
Roman Chmelo 22 Slovakia /09/09/1980 174cm/74kg FK DAC 1904 Dunajskia Streda 12(2)
Ronny firmansyah 18 Pandaan/04/05/1981 172Cm/71Kg Arema 6(1)
Dendi Santoso 9 Malang/09/05/1990 170 Arema U-18 10(0)
Fortune Udo 10 Nigeria/02/02/1988 185cm/78kg Negeri Sembilan 11(3)
Patricio Morales Gaete 13 Bio Bio, Chile/13/10/1977 173cm/ Lota Schwager 11(4)
Ranu Tri Sasongko 8 Surabaya/
Persema Malang 4(0)
Sunarto
Malang/
Arema U-18
Ribut Wahyudi
Malang/
Arema U-18

Windows Transfer 2008/09

Pemain masuk musim


Pemain keluar

Windows Transfer ke-2 Musim 2008/2009

[sunting] Pemain Masuk

Pemain Keluar

  • Emile Bertrand Mbamba - Diputus Kontrak
  • Aaron Nguimbat ke
  • Esaiah Pello Benson ke Persitara
  • I Komang Mariawan ke
  • Ali Usman ke
  • Dodik Wahyudi ke PSMS
  • Jefri Prasetyo ke
  • Emaleu Serge ke
  • Leontin Chitescu ke
  • Souleymane Traore ke

Prestasi

Galatama

Piala Galatama

  • 1992 Runner Up - Piala Galatama

Liga Indonesia

Piala Indonesia

Piala Jatim

Award

  • Tabloid Bola Best Team Award 2006
  • Tabloid Bola Best Team Award Arema Junior

Rekor Kemenangan-Kekalahan Terbesar

Menang

  • (Kandang) 28-6-2001 PSS, 4-9-2005 Persikota (5-0)
  • (Tandang) 1-7-1992 Gelora Dewata (4-0)

Kalah

  • (Kandang) 28-2-2009 Persipura (5-0)
  • (Tandang) 26-1-2003 Persipura (6-0)

[sunting] Partisipasi di Liga

[sunting] Galatama

Title Liga Seri Tahun Nama Pelatih Urutan Akhir Prestasi
Galatama VIII 1987/88 Sinyo Aliandoe 6 (14 Tim)
Galatama IX 1988/89 Sinyo Aliandoe/Andi M Teguh 8 (18 Tim) Top Scorer Mecky Tata (18)
Galatama X 1990 Andi M Teguh 4 (18 Tim)
Galatama XI 1990/92 Andi M Teguh 4 (20 Tim) Top Scrorer Singgih Pitono (21)
Galatama XII 1992/93 M Basri/Gusnul Yakin 1 (17 Tim) Juara, Top Scorer Singgih Pitono (16)
Galatama XIII 1993/94 Gusnul Yakin 6 (Babak Penyisihan)17 Tim di bagi 2 Group

Liga Indonesia

Title Kompetisi Seri Tahun Nama Pelatih Urutan Akhir Prestasi
Liga Dunhill I 1994/95 Halilintar Gunawan Penyisihan (6 dari 17 tim)
Liga Dunhill II 1995/96 Gusnul yakin Penyisihan (12 dari 16 tim)
Liga Kansas III 1996/97 Suharno Babak 12 Besar
Ligina IV 1997/98 Gusnul yakin Dihentikan (kerusuhan politik)
Ligina V 1998/99 Hamid Asnan/Winarto penyisihan (3 dari 6 tim)
Liga Bank Mandiri VI 1999/00 M Basri Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri VII 2001 Daniel Rukito Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri VIII 2002 daniel Rukito Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri IX 2003 Terry Wetton/Gusnul Yakin/Henk Wullems 19 (22 Tim) Degradasi
L Pertamina Divisi 1 X 2004 Benny Dollo 1 Juara
Liga Djarum XI 2005 Benny Dollo Babak 8 Besar
Liga Djarum XII 2006 Benny Dollo Babak 8 Besar
Liga Djarum XIII 2007 Miroslav Janu Babak 8 Besar

Partisipasi di Liga Champions Asia

  • Asian Club Championship 1993-94
    • Babak I
      • Arema vs Quang Nam Da Nang 1-0
      • Quang Nam Da Nang vs Arema 1-2 (Singgih P, Kuncoro) (agregat 3-1)
    • Babak II
      • Arema vs Thai Farmers Bank 2-2 (Singgih P, Mecky Tata)
      • Thai Farmers Bank vs Arema 4-1 (Kuncoro) (agregat 3-6)

Arema terhenti di babak ke II, Thai Farmers Bank yang akhirnya menjadi juara Piala Champions Asia.

Arema di peringkat 3, tidak lolos ke Babak II (hanya juara grup yang berhak lolos ke Babak II)

Pelatih

Nama Kebangsaan Tahun
Sinyo Aliandoe Bendera Indonesia 1987-1989
Andi M Teguh (Alm) Bendera Indonesia 1989-1992
M Basri Bendera Indonesia 1992-1993/2000
Gusnul Yakin Bendera Indonesia 1993-94/95-96/97-98/2003/2008-
Halilintar Gunawan Bendera Indonesia 1994-1995
Suharno Bendera Indonesia 1996-97
Hamid Asnan (Alm) Bendera Indonesia 1998
Winarto Bendera Indonesia 1998-1999
Daniel Rukito Bendera Indonesia 2001-2002
Terry Wetton 2003
Henk Wullems Bendera Belanda 2003
Benny Dollo Bendera Indonesia Akhir 2003 - September 2006
Miroslav Janu 2006- Januari 2007
Bambang Nurdiansyah Bendera Indonesia 2008 (5 bulan)
Gusnul Yakin Bendera Indonesia 2008 (sejak Agustus 2008)

Pemain Legenda

  • Bendera Indonesia Mahdi Haris (1980's)
  • Bendera Indonesia Mecky Tata (1980's-1990's)
  • Bendera Indonesia Imam Hambali (1990's)
  • Bendera Indonesia Dominggus Nowenik (1980's-1990's)
  • Bendera Indonesia Singgih Pitono (1980's-1990's)
  • Bendera Indonesia Maryanto 1980's-1990's)
  • Bendera Indonesia Aji Santoso (1980's, 1990's, 2000's)
  • Bendera Indonesia Joko Susilo (1990's-2000's)
  • Bendera Indonesia Kuncoro (1990's, 2000's)
  • Bendera Indonesia Nanang Supriadi (1993-2005)
  • Bendera Indonesia I Putu Gede (2000's)
  • Bendera Indonesia Sutaji (2004-2008)
  • Bendera Indonesia Erol FX Iba (2004-2006)
  • Bendera Indonesia Aris Budi Prasetyo (2004-2006)
  • Bendera Indonesia Firman Utina (2005-2006)
  • Bendera Indonesia Hendro Kartiko (2007-2008)
  • Bendera Indonesia Elie Aiboy (2007-2008)
  • Bendera Indonesia Ortizan Salossa (2007-2008)
  • Bendera Indonesia Ponaryo Astaman (2007-2008)
  • Bendera Chili Juan Manuel Rubio (1996-2000)
  • Bendera Chili Julio Caesar Moreno (1996-1997)
  • Bendera Chili Christian Cespedes (1998-1999)
  • Bendera Chili Fransisco Rodriguez "Pacho" Rubio (1999-2000)
  • Bendera Chili Rodrigo Fabian Araya (1999-2000, 2003)
  • Bendera Nigeria Badmidelle Frank Bob Manuel (2001)
  • Bendera Chili Jamie Rojas (2002)
  • Bendera Brasil Joao Carlos (2004-2007)
  • Bendera Brasil Junior Lima (2004-2005)
  • Bendera Kamerun Francis Yonga (2005-2006)
  • Bendera Kamerun Emile Bertrand Mbamba (2007-2008)
  • Bendera Kamerun Emaleu Serge (2005-2009)

Sponsor

  • PT. BENTOEL INTERNASIONAL Tbk
  • Puma

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar